Skip to main content

Cara Mencegah Virus HIV Penyebab Penyakit AIDS


Mencegah tertularnya virus HIV sebagai penyebab penyakit AIDS harus dilakukan oleh setiap orang, mengingat penyakit AIDS merupakan penyakit yang belum bisa disembuhkan dan dilaporkan kasus HIV/AIDS meningkat setiap tahunnya, bahkan di beberapa daerah jumlah ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) meningkat tajam.

Penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah sindrom melemahnya kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan serangan berbagai macam penyakit akibat infeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Sampai saat ini, belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan penyakit AIDS secara total

Menurut laporan Kementrian kesehatan RI tahun 2016, jumlah kumulatif infeksi virus HIV di Indonesia yang dilaporkan hingga maret 2016 sebanyak 198.219, sedangkan jumlah kumulatif penderita AIDS sebanyak 78.292 orang. Semakin meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia sangat mengkhawatirkan, karena itu upaya pencegahan menularnya virus HIV terus dilakukan.

Seseorang yang terinfeksi HIV tidak semuanya berubah menjadi AIDS dan masih bisa memiliki angka harapan hidup tinggi jika upaya pengobatan dilakukan untuk menghambat berkembangnya virus HIV dalam merusak sistem kekebalan tubuh, sehingga potensi berubah menjadi AIDS semakin kecil. AIDS merupakan stadium akhir infeksi virus HIV, dimana sistem kekebalan tubuh akan hilang sepenuhnya.

Penyebab Penularan Penyakit HIV/AIDS

Gaya hidup tidak sehat dan kurangnya informasi tentang virus HIV/AIDS menjadi penyebab utama penyebaran virus HIV/AIDS semakin luas dan meningkat. Virus HIV tidak dapat bertahan lama dan akan mati jika berada di udara bebas atau diluar tubuh manusia, jadi virus HIV tidak menular melalui udara seperti virus flu.

Virus HIV hidup dalam darah dan beberapa cairan tubuh orang yang terinfeksi, beberapa cairan tubuh yang dapat menularkan virus HIV diantaranya:
  • Darah
  • Sperma
  • Air susu ibu (ASI)
  • Cairan vagina
  • Darah menstruasi
  • Cairan dinding anus
Namun, beberapa cairan tubuh seperti air liur, keringat dan urine tidak dapat menularkan virus HIV, hal itu dikarenakan jumlah virus dalam cairan tersebut sedikit.

Virus HIV/AIDS dapat menular dan menyebar melalui beberapa sebab berikut ini:
  • Perilaku hubungan seks menyimpang dan tidak aman (tanpa kondom / gonta ganti pasangan)
  • Transfusi darah yang positif HIV
  • Penggunaan jarum suntik dan peralatan suntik lainya yang sudah terkontaminasi virus HIV
  • Penularan dari ibu postif HIV ke janin
  • Pemberian ASI dari ibu positif HIV
  • Penggunaan bersama benda yang dapat mengakibatkan luka (pisau cukur, silet maupun sikat gigi)

    Cara Mencegah Tertular virus HIV/AIDS

    Kurangnya informasi mengenai virus HIV/AIDS sering menimbulkan kekeliruan bahkan ketidaktahuan dalam mencegah tertularnya penyakit AIDS, sehingga banyak yang tanpa disadari telah tertular virus HIV.

    Untuk mencegah tertular virus HIV/AIDS dan menekan penyebaran penyakit AIDS, perlu mengetahui beberapa cara mencegah tertular virus HIV/AIDS berikut ini:

    1. Setia Dengan Pasangan 
    Setia dengan satu pasangan hidup tidak hanya mencegah terkena virus HIV, tetapi juga dapat terhindar penyakit kelamin lainnya. Sering gonta ganti pasangan atau sek bebas sangat beresiko terkena penyakit HIV/AIDS.

    2. Gunakan Kondom dan Hindari sek Menyimpang
    Penggunaan kondom saat berhubungan dengan pasangan dapat meminimalisir seseorang terkena penyakit HIV/AIDS, selain itu hindari melakukan hubungan yang tidak aman atau menyimpang seperti oral maupun lewat belakang.

    3. Jangan Pernah Berbagi Jarum atau peralatan suntik
    Jarum suntik dan peralatan suntik lainnya seperti spon maupun kapas bisa menjadi media penularan virus HIV/AIDS, penggunaan peralatan suntik yang berulang-ulang dapat berpotensi terkena virus HIV/AIDS.

    4. Tidak Asal Menerima Transfusi Darah
    Asal menerima transfusi darah memiliki resiko yang sangat tinggi tertular virus HIV/AIDS, karena itu pada umumnya bank darah akan sangat selektif saat menerima donor darah.

    5. Hindari Penggunaan Bersama Benda yang Dapat Menimbulkan Luka
    Benda-benda yang dapat menimbulkan luka seperti pisau cukur maupun sikat gigi sebaiknya tidak digunakan bersama, darah positif HIV dapat menempel pada benda-benda tersebut sehingga beresiko terjadi penularan HIV/AIDS.

    Menjalankan pola hidup sehat dan menghindari penyebab penularan virus HIV/AIDS sangat efektif mencegah penyebaran virus HIV/AIDS.
    Selamat Hari AIDS Sedunia 1 Desember.
    Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
    Buka Komentar