6 Efek Buruk Akibat Kurang Tidur Bagi Kesehatan Tubuh

6 Efek Buruk Akibat Kurang Tidur Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental

Sebagian orang masih menganggap waktu tidur yang cukup bukanlah sesuatu yang penting dan cenderung mengabaikannya, faktanya kurang tidur dapat mengakibatkan efek buruk bagi kesehatan tubuh karena kondisi kesehatan fisik dan mental yang seharusnya mendapat perawatan saat tidur tidak terjadi.

Tubuh memerlukan waktu tidur untuk beristirahat dan mendapatkan kesegaran saat bangun di pagi hari, sehingga aktifitas sehari-hari menjadi lebih bersemangat. Selain itu, tidur yang cukup juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena saat tidur seluruh organ tubuh diperbaiki dan terjadi proses detoksifikasi / mengeluarkan racun.

Kebutuhan waktu tidur orang dewasa setidaknya delapan jam sehari untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima, namun sayangnya masih banyak orang yang memiliki pola tidur buruk, akibatnya resiko terserang sejumlah gangguan kesehatan seperti depresi maupun hipertensi semakin tinggi.

Berikut sejumlah masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat kurang tidur

1. Resiko Terkena Penyakit Serius
Efek negatif kurang tidur yang paling cepat terjadi yakni meningkatnya tekanan darah dan detak jantung, jika kondisi ini terjadi secara terus menerus dapat menyebabkan terganggunya sistem kardiovaskular dalam tubuh.

Sistem kardiovaskuler yang bekerja tidak normal menjadi faktor resiko timbulnya berbagai penyakit serius terkait kardiovaskular seperti hipertensi, jantung koroner, stroke, serta serangan jantung yang dapat berujung kematian.

Selain penyakit kardiovaskular, kurang tidur juga beresiko terkena penyakit diabetes tipe 2 karena tergangunya proses metabolisme tubuh yang mengakibatkan produksi insulin berkurang.

2. Tubuh lemah dan Mudah Sakit
Salah satu manfaat tidur yaitu mengembalikan energi serta memperbaiki sistem imun dalam tubuh. Karena itu, orang yang kurang tidur akan cenderung lemah tak bertenaga serta mudah sakit.

Molekul protein sitokin akan dihasilkan oleh sistem imun saat tidur, dimana protein sitokin ini berperan sebagai mediator untuk meningkatkan respon imun. Saat kurang tidur, produksi sitokin berkurang yang mengakibatkan sistem imun kehilangan kemampuan melawan sumber penyakit.

3. Daya ingat menurun dan Sulit Konsentrasi
Kurang tidur membuat otak bekerja terus menerus yang dapat mengakibatkan gangguan kerja kognitif seperti mudah lupa, sulit konsentrasi bahkan kerusakan otak.

Tidur bermanfaat menguatkan koneksi saraf yang berperan mendukung kemampuan daya ingat. Selain itu, stres sebagai faktor menurunya daya ingat dapat dikendalikan karena hormon pendukung stres seperti adrenalin, norepinephrine dan kortisol akan berkurang saat tidur.

Efek yang paling terasa saat kurang tidur yaitu mengantuk, sehingga kemampuan untuk fokus dan konsentrasi menurun, jika dibiarkan secara terus menerus otak akan mengalami kerusakan.

Baca Juga: Mengatasi Sifat Pelupa dengan Tips Jitu

4. Menurunnya Performa Seks
Hormon testosteron pada pria berfungsi mendorong stimulasi seksual, produksi hormon ini akan terganggu saat tubuh kurang tidur, akibatnya gairah dan performa seksual menurun.

Kurangnya tenaga, mengantuk serta stres akibat kurang tidur juga menjadi pemicu menurunnya performa dan hasrat seksual pada pria maupun wanita.

5. Penuaan Dini
Efek kurang tidur salah satunya sel-sel kulit yang rusak tidak mendapatkan regenerasi, inilah yang menyebabkan kulit terlihat lebih kriput dan kusam. Seseorang yang kurang tidur juga cenderung memiliki kantung mata dan lingkaran gelap di bawah mata, sehingga akan tampak layu dan tidak menarik.

Stres akibat kurang tidur juga dapat mempengaruhi rambut mudah rontok dan rusak. Kulit yang cerah juga bisa didapatkan saat memiliki cukup tidur, kondisi ini berkaitan dengan hormon kolagen yang didapatkan saat tidur.

6. Kelebihan Berat Badan
Hasil penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition menyimpulkan bahwa kurang tidur menyebabkan resiko kelebihan atau obesitas, kondisi ini dipengaruhi karena pembakaran lemak orang yang kurang tidur lebih sedikit 5 persen dibanding orang yang cukup tidur.

Kurang tidur juga dapat meningkatkan produksi hormon ghrelin sebagai hormon nafsu makan, di sisi lain hormon leptin sebagai hormon yang membawa pesan kenyang pada otak produksinya berkurang, akibatnya resiko obesitas semakin tinggi.

Banyaknya efek negatif yang ditimbulkan akibat kurang tidur seharusnya semakin menyadarkan masyarakat akan pentingnya waktu tidur yang cukup serta berkualitas.

Labels: Kesehatan

Thanks for reading 6 Efek Buruk Akibat Kurang Tidur Bagi Kesehatan Tubuh. Please share this article.
0 Komentar untuk "6 Efek Buruk Akibat Kurang Tidur Bagi Kesehatan Tubuh"

Silahkan tinggalkan komentar spam kalian di bawah ini...