Skip to main content

Penyebab Asam Urat Yang Perlu Kita Ketahui

Penyebab Asam Urat - Penyakit asam urat disebabkan karena penumpukan kristal pada persendian akibat tingginya kadar asam urat pada tubuh. Yang diserang biasanya sendi-sendi jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari dan siku. Selain nyeri biasanya terjadi pembengkakan, panas dan kaku. Kalau dibiarkan bisa merembet menjadi batu ginjal bahkan  bisa mengakibatkan gagal ginjal. Sebab-sebab terjadinya asam urat dapat dibagi menjadi berikut ini. 


Asam urat pada kaki



Faktor Umum

Penggunaan sendi yang berlebihan menyebabkan peradangan bisa juga karena kurang tidur sehingga terjadi penumpukan asam laktat.

Faktor Khusus

Biasanya faktor usia dimana usia di atas 40 tahun beresiko besar terkena asam urat dikarenakan terjadi penyimpangan metabolisme. Makanan pun bisa merangsang pembentukan asam urat seperti : kacang-kacangan, emping, melinjo, daging jeroan, ikan, coklat minuman berkafein, kopi, teh dan cola.
Asam urat merupakan kristal kecil yang dihasilkan oleh metabolisme tubuh melalui proses kimia dalam inti sel yang berfungi untuk menunjang kelangsungan hidup. Kelebihan asam urat dalam darah akan menyebabkan pengkristalan pada persendian dan pembuluh kapiler darah terutama yang dekat dengan persendian. Akibatnya jika persendian digerakan akan terjadi pergesekan antar kristal tersebut sehingga menimbulkan rasa sakit. Penumpukan asam urat yang sudah kronis akan mengakibatkan cairan getah bening yang berfungsi sebagai pelumas tidak berfungsi yang mengakibatkan persendian tidak bisa digerakan. Demikin juga jika terjadi penumpukan pada pembuluh darah, kristal yang runcing bisa saja menusuk dinding pembuluh darah yang menimbulkan rasa sakit.
Penyebab lain adalah obesitas, penyakit kulit dan kadar trigliserida yang tinggi. Pada penderita diabetes yang tidak segera ditangani biasanya terdapat kadar benda-benda keton(hasil buangan metabolisme lemak) yang meninggi. Benda-benda keton yang tinggi akan mengakibatkan asam urat juga meninggi. Setiap orang dapat terkena penyakit  asam urat. Oleh karena itu kita harus mewaspadai gejala-gejalanya. Penyakit asam urat disebut juga artritis gout atau artritis piral
Seseorang dikatakan menderita asam urat jika kondisinya memenuhi beberapa sarat yaitu ditemukannya asam urat dalam darah yang tinggi dah hasil pemeriksaan mikroskopik dari cairan sendi atau tofus(benjolan asam urat) ditemukan kristal asam urat berbentuk jarum.

Gejala-gejala penyakit asam urat - Biasanya gangguan asam urat terjadi dengan tiba-tiba pada daerah persendian. Pada saat bangun tidur misalnya ibu jari kaki dan pergelangan kaki terasa sakit, panas dan membengkak. Gangguan asam urat disebabkan oleh menumpuknya kristal pada daerah persendian bisa juga membentuk tofi atau endapan natrium urat dalam jaringan di bawah kulit atau bahkan menyebabkan pembentukan batu ginjal.

Gejala Khas

Biasanya asam urat menyerang bersifat monoartikular(menyerang satu sendi saja) yang ditandai dengan pembengkakan, kemerahan, rasa nyeri, panas dan gangguan gerak pada sendi yang terserang yang terjadi secara mendadak kurang dari 24 jam. Hampir semua kasus lokasi artritis terutama pada sendi perifer dan jarang menyerang sendi sentral. 

Serangan mendadak di sini maksudnya tiba-tiba, bisa terjadi siang hari, malam atau pada saat bangun tidur. Jika sudah terkena maka penderita akan merasakan nyeri walaupun hanya terkena selimut.

Tanda-tanda penderita asam urat

seseorang dikatakan menderita asam urat jika ditemukan adanya kristal urat yang khas dalam cairan sendi. Topus terbukti mengandung kristal urat berdasarkan pemeriksaan laboratorium. Kemudian terjadi peradangan secara maksimal dalam satu hari, kemerahan di seputar sendi yang meradang.

Stadium Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat dibagi menjadi beberapa stadium berdasarkan tingkat keparahannya;

1. Tahap Asimtomatik (Stadium I)

Tanda-tanda penyakit asam urat pada stadium I biasanya ditandai dengan peningkatan kadar asam urat tetapi tidak dirasakan oleh penderita dan tidak disertai gejala nyeri arthritis, tofi/tofus maupun batu ginjal di saluran kemih.

2. Tahap Akut (Stadium II)

Asam urat stadium II biasanya terjadi serangan radang sendi disertai dengan nyeri yang hebat, memerah, bengkak dan terasa panas. Biasanya serangan muncul pada tengah malam dan menjelang pagi hari.

3. Tahap Interkritikal (Stadium III)

Stadium III adalah tahap interval di antara dua serangan akut. Biasanya terjadi setelah satu atau dua tahun kemudian.

4. Tahap kronik (Stadium Akhir)

Tahap ini ditandai dengan terbentuknya tofi dan deformasi atau perubahan bentuk sendi-sendi yang tidak dapat berubah ke bentuk semula. Pada kondisi ini frekuensi kambuh akan semakin sering dan disertai dengan rasa nyeri terus menerus. Dan bila tidak segera ditangani penderita akan mengalami kelumpuhan karena sendi tidak bisa ditekuk/gerakan.


Baca Juga : 7 jamu peluruh asam urat




Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar