Iklan Billboard 970x250

Inilah 7 Tanda Bahwa Ban Motor Harus Diganti

Iklan 728x90

Inilah 7 Tanda Bahwa Ban Motor Harus Diganti

7 Tanda Bahwa Ban Motor Harus Diganti
Ban Motor

Apakah Anda suka berkendara atau melakukan touring dengan motor? Pastinya komponen yang perlu untuk diperhatikan adalah ban. Benda inilah yang akan menentukan kenyamanan dan keamanan kendaraan yang kita gunakan. Sama halnya dengan sepatu, ban yang sudah dipakai terlalu lama pun akan mengalami aus. Hal inilah yang menjadi tanda bahwa ban motor harus diganti.

Ban sendiri memiliki beberapa fungsi seperti untuk mengurangi getaran karena kondisi jalan tertentu. Selain itu benda ini juga menjadi komponen pengendalian, keselamatan, akselerasi, pengendalian dan tumpuan cengkraman kendaraan pada jalan ketika sedang melakukan pengereman. Daya cengkeram akan mengalami penurunan jika ban sudah tidak layak pakai, sehingga berbahaya ketika digunakan untuk berkendara pada kondisi jalan yang basah atau saat mengerem mendadak. 

Untuk itu, mengetahui kapan waktu mengganti ban kendaraan ini sangat penting. Lalu, apa sajakah tanda-tandanya? Berikut ini adalah ulasan selengkapnya. 

7 Tanda Bahwa Ban Motor Harus Diganti
Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa ban motor harus diganti, antara lain :
1. Sisi Luar Ban Retak

Sisi luar ban yang mengalami keretakan merupakan salah satu tanda bahwa ban motor harus diganti. Kondisi yang seperti cukup berbahaya bagi pengendara karena ban sudah mulai rapuh dan rawan terjadinya pecah ban. Hal inilah yang menyebabkan motor tidak enak atau tidak nyaman untuk digunakan selama berkendara, terutama saat handling bermanuver. Keretakan ini tidak terlalu sulit untuk diketahui dan dapat dilihat dengan kasat mata.

2. Ketebalan Tapak

Tapak yang dimiliki oleh setiap ban ini mempunyai ukuran ketebalan tertentu. Fungsi dari tapak ini adalah mencengkeram permukaan jalan. Tanda bahwa ban motor harus diganti yaitu jika tapak ban sudah mulai menipis. Kondisi ini dapat membuat daya cengkeram ban dapat berkurang sehingga sangat berbahaya jika digunakan saat melakukan perjalanan dalam keadaan jalan yang basah.

3. Muncul Benjolan Pada Ban

Terjadinya benjolan pada ban ini pada disebabkan oleh kawat atau anyaman benang konstruksi ban terputus. Selain itu, ada beberapa hal lain yang menyebabkan kondisi benjolan ban ini muncul, antara lain kondisi kawat ban yang sudah mulai tua, adanya tekanan angin sering kurang, kondisi jalan yang rusak atau banyak yang berlubang. Kondisi tersebut juga bisa membuat pecah ban tanpa diketahui kapan akan terjadi. Apabila ban kendaraan Anda mengalami hal yang serupa, itu tanda bahwa ban motor harus diganti.

4. Banyak Tambalan

Apakah kendaraan Anda pernah mengalami bocor pada ban? Biasanya kita akan segera menambalnya jika hal tersebut terjadi. Namun, sebaiknya Anda perlu waspada jika ban motor terlalu banyak di tambal, inilah yang menjadi tanda bahwa ban motor harus diganti. Karena semakin banyak tambalan pada ban dapat membuat putaran roda menjadi tidak seimbang atau tidak stabil. Hal ini juga akan sangat berpengaruh pada keamanan dan kenyamanan saat berkendara.

5. Usia Ban

Tahukah Anda jika usia ban bisa menjadi tanda bahwa ban motor harus diganti? Idealnya ban harus diganti atau tidak digunakan ketika sudah berumur lebih dari 5 tahun. Setiap ban memiliki tanda produksi yang terletak di bagian samping, biasanya berupa minggu dan tahun ketika diproduksi. Dari sinilah kita dapat mengetahui usia ban pada kendaraan. Misalnya ban kendaraan Anda memiliki kode 0315, ini berarti jika masa produksi ban dilakukan pada pekan ke-3 di tahun 2015.

Kelenturan pada permukaan komponen dan karet ban akan mulai berkurang ketika berusia lebih dari 5 tahun, sehingga membuatnya mengeras serta mudah retak. Jika sudah mulai mengeras seperti itu sebaiknya ban harus segera diganti, untuk mengurangi risiko ban pecah serta daya cengkeram yang menurun.

6. Timbul Getaran Pada Ban

Timbul getaran juga menjadi salah satu tanda bahwa ban motor harus diganti. Getaran ini timbul atau terasa saat sedang berkendara, meskipun sudah melalui jalan yang tidak berlubang. Jika motor Anda mengalami hal yang serupa, sebaiknya coba untuk mengeceknya di bengkel terdekat, karena kondisi yang dialami tersebut mungkin saja terjadi masalah pada atau hal yang lain.

7. Melihat Indikator TWI

TWI merupakan Tread Wear Indicator yang pada umumnya terletak ditengah dan disisi tepi alur ban. Setiap ban ini mempunyai TWI atau Tread Wear Indicator. Bentuk dari indikator yang terletak pada tepi atau sisi pinggir ini biasanya berbentuk segitiga. Untuk indikator yang terletak di tengah ini berbentuk tonjolan panjang atau wear bar.

Baik ban motor atau ban mobil, pada umumnya memiliki kedua tanda tersebut. Tanda bahwa ban motor harus diganti ialah apabila alur ban sudah habis atau rata dengan indikator, dan juga daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan mulai berkurang, jika alur atau batik atau kembangannya sudah habis.

Itulah beberapa tanda bahwa ban motor harus diganti yang perlu Anda ketahui. Setelah mengetahui penyebabnya, sebaiknya kita juga perlu mengetahui cara merawat ban motor agar awet dan tahan lama saat digunakan. Lalu, bagaimana cara merawatnya? Pertama, membersihkan ban sepeda motor. Dengan rutin membersihkan ban dari semua debu atau kotoran yang menempel di permukaan ban ini, akan membuatnya menjadi lebih tahan lama. Ketika sedang mencuci motor, cungkil semua kerikil yang terdapat di sela-sela kembang ban.

Kedua, memeriksa tekanan ban. Tekanan ban yang mulai berkuran bisa jadi tanda bahwa ban motor harus di ganti. Coba cek apakah ban mulai kempis atau tidak, pompa ban jika mulai kempis. Jika tidak dilakukan tindakan tersebut maka ban akan bocor atau aus. Selain itu, sebaiknya tidak membawa beban berat atau berlebihan untuk menghindari kerusakan yang terjadi pada ban.

Selanjutnya, hindari memarkir motor di tempat terbuka. Hal ini karena ban motor dapat terkena sinar matahari langsung yang akan membuat ban semakin keras. Ban yang keras ini disebabkan oleh material dasarnya telah berubah yang membuatnya jadi lebih mudah retak, rusak dan bahkan robek. Maka pastikan untuk memarkir motor di tempat yang teduh dan sudah tersedia dengan baik.

Lalu, mengecek keausan ban secara berkala. Tanda bahwa ban motor harus diganti yaitu karena ban mulai mengalami aus. Untuk menjaganya tetap awet atau tahan lama, Anda perlu mengecek ban motor apakah sudah cukup aus. Cara mengetahuinya yaitu dengan melihat tanda batas keausan pada ban motor dan memeriksanya juga apakah terjadi keretakan atau tidak.

Terakhir, hindari membawa beban berat. Ban motor menjadi cepat rusak jika kita membawa beban berat sampai melebihi kapasitas motor atau ban tersebut. Jika dipaksakan untuk mengangkut barang yang terlalu berat komponen motor pun bisa kena imbasnya. Maka usahaan untuk selalu cermat dan teliti mengenai beban berat yang ingin Anda bawa agar ban motor tidak cepat rusak.

Demikian ulasan mengenai tanda bahwa ban motor harus diganti sekaligus cara merawatnya agar tetap awet dan tahan lama. Ciri-ciri dan cara merawat tersebut harus diperhatikan dengan baik karena kenyamanan dan keamanan ketika berkendara sangat penting. Kondisi ban yang bagus dapat menghindari risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti ban bocor atau pecah. Semoga bermanfaat. www.masprasis.me


















Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post